Sandiaga Uno Totalitas Rogoh Kocek Hingga Rp 1,4 Triliun Untuk Dana Kampanye
Instagram/sandiuno
Nasional

Sandiaga juga mengaku bahwa kekayaan pribadinya mulai berkurang sejak masa kampanye Pilpres 2019.

WowKeren - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengaku telah mengeluarkan dana sebesar USD 100 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun untuk kampanye. Jumlah fantastis tersebut datang dari kocek pribadi Sandiaga.

Hal tersebut diungkapkan Sandiaga kala melakukan wawancara dengan Bloomberg. Dilansir Bloomberg pada Rabu (27/3), Sandiaga disebut sebagai orang yang paling banyak menyumbang dana kampanye Pilpres 2019.

Diketahui, total dana kampanye paslon nomor urut 02 mencapai angka Rp 134 miliar. Sandiaga sendiri menyumbang dana hingga Rp 95,4 miliar.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut juga diperkirakan memiliki kekayaan mencapai Rp 5,1 triliun. Namun usai menggelar kampanye selama 7 bulan, kekayaan pribadi Sandiaga mulai berkurang.

"Kekayaan saya turun signifikan di 2018. Saya kehilangan kira-kira sepertiga dari kekayaan bersih," ujar Sandiaga seraya menjelaskan bahwa dirinya telah menghabiskan USD 100 juta untuk kampanye. Apabila Sandiaga benar-benar menghabiskan Rp 1,4 triliun, maka kontribusinya untuk dana kampanye juga akan meningkat tinggi.


Diketahui, Sandiaga mengumpulkan kekayaan lewat perusahaannya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Perusahaan investasi tersebut didirikan Sandiaga 20 tahun lalu, kala krisis finansial melanda Asia.

Namun, selama masa kampanye Pilpres ini, Sandiaga tercatat telah beberapa kali menjual saham Saratoga. Hal tersebut dilakukan guna mendapatkan dana segar untuk kampanye dirinya dan Prabowo.

Sandiaga sendiri berencana untuk dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Kini, pria berusia 49 tahun tersebut menargetkan basis massa di Jawa Tengah untuk mengalahkan kubu petahana dalam Pilpres 2019.

"Orang-orang pada dasarnya memahami pesan kami tentang keinginan untuk meningkatkan ekonomi," jelas Sandiaga. "Menyediakan pekerjaan yang baik dan terutama pekerjaan bagi kaum muda, kami ingin fokus pada stabilisasi biaya hidup, harga makanan."

Tak hanya itu, Sandiaga juga mengaku siap melakukan apa saja dalam kontestasi politik ini. Ia mengibaratkan kampanye seperti sebuah maraton.

"Ini (kampanye) seperti maraton. Prabowo dan saya kaget karena kami tidak mendapat banyak dukungan dari komunitas bisnis jadi kami harus lebih banyak menjual," ujar Sandiaga. "Saya akan lakukan apa saja supaya kami lebih kompetitif."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait