Citilink Diminta Cabut Tuntutan Usai Sriwijaya-Garuda Kembali Akur
Nasional
Sriwijaya Air vs Garuda Indonesia

Sriwijaya Air Group dan Garuda Indonesia Group kembali akur pada Selasa (1/10) kemarin, usai sempat berkonflik hingga memutuskan kerja sama manajemen (KSM) antara kedua maskapai.

WowKeren - Diketahui anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Citilink Indonesia, sempat mengajukan gugatan atas PT Sriwijaya Air dan PT NAM Air. Citilink menyebut Sriwijaya Air dan NAM Air sudah melakukan wanprestasi atas perjanjian kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.

Namun baru-baru ini Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Ashkara, meminta Citilink untuk mencabut gugatan tersebut. Hal ini dilakukan usai kedua maskapai sepakat untuk meneruskan kembali Kerja Sama Manajemen (KSM) mereka yang sempat terputus.


"Saya sudah minta sama Citilink untuk men-drop tuntutan tersebut," ujar Ari, Kamis (3/10). "Sehingga yang penting penumpang terlayani dan para pegawai pastinya."

Untuk diketahui, sengketa kerja sama antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group memang sempat membuahkan "drama". Mulai dari Citilnik yang mengajukan gugatan hingga permohonan agar Sriwijaya Air berhenti beroperasi lantaran dianggap tak laik terbang.

Namun kisruh itu resmi berakhir pada Selasa (1/10) lalu. Kedua grup maskapai dikabarkan telah mengadakan "gencatan senjata" dan siap kembali bekerja sama. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra.

"Baru saja pada pagi hari ini Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air yang diwakili oleh pemegang saham Sriwijaya Air menyepakati komitmen bersama kerja sama manajemen (KSM) tentang keberlangsungan dari KSM," jelas Juliandra dalam konferensi pers di Auditorium Garuda City Center (GCC), Bandara Soekarno-Hatta, pada Selasa (1/10). "Dan komitmen yang disepakati bersama untuk terus dilanjutkan kerja sama ini."

Berlanjutnya kerja sama ini membuat GMF AeroAsia, yang notabene merupakan salah satu anak perusahaan Garuda Indonesia, akan kembali menangani operasional Sriwijaya Air dan NAM Air. Dengan demikian, aspek keselamatan dan keamanan maskapai dapat kembali terjamin.

"Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang terjalin ini begitu juga kepada GMF yang telah bersedia kembali lagi memberikan pelayanannya terhadap Sriwijaya Air," papar Plt Dirut Sriwijaya Air Group, Jefferson Jauwena. "Sehingga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan itu bisa tercapai."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts