T.O.P Big Bang Dikritik Manfaatkan Kematian Sulli
Selebriti
Sulli Meninggal

Opini yang diutarakan T.O.P Big Bang soal komentar jahat menyusul kematian Sulli akibat bunuh diri karena depresi dibully online justru mendapat respons negatif dari netizen.

WowKeren - T.O.P Big Bang ikut menyuarakan opininya tentang komentar jahat menyusul kematian Sulli yang mengejutkan publik. Sayangnya ia justru mendapat respons negatif dari netizen.

Senin (14/10), Sulli ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya di kawasan Seongnam. Polisi menyatakan bahwa Sulli meninggal bunuh diri akibat menderita depresi berat diduga penyebab utamanya adalah komentar-komentar kebencian yang diterimanya semasa hidup. Pelantun "Goblin" itu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.


T.O.P membagikan tangkapan layar dari postingan orang lain melalui Instagram Story pada Rabu (16/10). Idol besutan YG Entertainment itu mengatakan bahwa komentar jahat adalah pembunuhan serta kebebasan yang harus disertai dengan tanggung jawab.

Namun netizen justru menanggapi opini T.O.P dengan sinis. Mereka menyebut T.O.P tidak layak mengatakan hal tersebut karena ia dianggap belum membayar kejahatannya terkait narkoba. Ia bahkan dituding pansos (panjat sosial) dan mencari keuntungan dari kematian Sulli.

"Menyumpahi Lee Chun Jae (tersangka pembunuhan berantai Hwaseong) tidak termasuk komentar jahat. Itu bukan komentar jahat jika ditulis untuk kriminal, kan?" komentar netizen. "Aku tidak berpikir ini harus dikatakan oleh penjahat narkoba yang tidak tahu malu seperti T.O.P," tambah netizen lain.

"Kupikir ada banyak selebriti yang mencoba menggunakan ini sebagai kesempatan untuk menghilangkan tekanan dari diri mereka sendiri. T.O.P penjahat yang tidak ingin komentar kebencian. Lucu, kan?" kata netizen. "Ini membuatku kesal karena dia mencoba menggunakan ini untuk dirinya sendiri. Bahkan seorang penjahat mencoba mengambil manfaat dari kematian Sulli sekarang," sahut yang lain.

"Aku mulai memperhatikan beberapa orang menggunakan kematian Sulli untuk menyebut setiap kritik yang pantas untuk mereka sebagai 'komentar kebencian' sambil menuntut agar para selebritis bebas dari segala jenis kritik apa pun yang mereka lakukan. Bagaimana kau bisa menyebut dirimu manusia? Seolah-olah melakukan kejahatan dan menggunakan penggemarmu tidak cukup, kau sekarang menggunakan kematian anak yang malang untuk keuntunganmu sendiri?" pungkas lainnya.

Sementara itu, Asosiasi Manajemen Hiburan Korea (CEMA) telah menyatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan keras untuk memberantas bullying online. Sedangkan anggota parlemen dilaporkan mengusulkan RUU untuk melawan komentar jahat.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts