Mingyu Seventeen Minta Maaf Soal Kontroversi Itaewon Geng 97, Begini Reaksi Netizen
Naver
Selebriti
Kontroversi Artis Clubbing di Itaewon

Agensi Seventeen, Pledis Entertainment sebenarnya sudah meminta maaf mewakili Mingyu dan menyatakan jika sang idol ganteng tengah merenungi perbuatannya atas kontroversi itu.

WowKeren - Seventeen (II) menggelar jumpa pers dalam rangka mempromosikan mini album comeback "Heng:garae" yang dirilis hari ini, Senin (22/6). Dalam kesempatan itu, Mingyu secara pribadi meminta maaf soal kontroversi itaewon yang menyeret geng 97.

Diketahui bersama awal Mei lalu, Dispatch melaporkan jika geng idol kelahiran tahun 1997 yakni Jungkook BTS (Bangtan Boys), Cha Eunwoo ASTRO, Jaehyun NCT 127 dan Mingyu mengunjungi Itaewon yang kemudian ditetapkan sebagai klaster penyebaran COVID-19.

Agensi Pledis Entertainment sebenarnya sudah meminta maaf mewakili Mingyu dan menyatakan jika sang idol ganteng tengah merenungi perbuatannya. Namun dalam jumpa pers comeback kali ini, Mingyu akhirnya meminta maaf langsung.

"Aku ingin secara langsung mengungkapkan permintaan maaf yang tulus atas kekecewaan yang kuberikan ke banyak orang melalui kesalahanku baru-baru ini. Aku juga dengan tulus minta maaf kepada semua penggemar yang selalu memberiku banyak dukungan dan cinta, member yang sudah bekerja keras dan bagi mereka yang sudah melakukan yang terbaik untuk mengatasi krisis ini. Di masa depan, aku akan menunjukkan kepada kalian sisi diriku yang tidak akan mengecewakan melalui tindakan yang baik," ungkap Mingyu.


Permintaan maaf Mingyu ini menjadi perbincangan netizen Korea Selatan. Namun sebagian besar justru memberikan cibiran mengatakan Mingyu hanya meminta maaf karena Seventeen sedang merilis album baru.

"Kamu meminta maaf karena sedang merilis album baru. Kekeke," tulis seorang netizen. "Kamu tidak meminta maaf lewat kata-kata tapi sekarang yang kamu lakukan adalah merilis album?" sambung yang lain. "Ada apa dengan waktu permintaan maafmu?" tambah yang lain.

Sementara itu, fans belum lama ini mengklaim jika Dispatch melaporkan merilis laporan palsu mengenai geng 97 melanggar aturan jarak sosial serta isolasi diri dan tempat yang mereka kunjungi adalah fasilitas hiburan yang dilarang. Hal ini karena reporter yang merilis laporan itu bertingkah seolah punya bukti foto padahal mereka sebenarnya tidak tahu apa-apa.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts