Kedok Catherine Wilson Habis 3 Juta Demi 'Mabuk' Sabu, Penyebabnya Mengejutkan
Instagram/catherinewilson
Selebriti
Catherine Wilson Terjerat Narkoba

Biasanya, para artis memakai narkoba lantaran sedang mengalami masalah. Namun polisi mengungkap fakta berbeda dibalik motif Cathrine Wilson membeli narkoba jenis sabu senilai Rp3 juta.

WowKeren - Polisi mengungkap fakta mengejutkan soal Catherine Wilson. Model dan artis yang positif narkoba itu ternyata membeli sabu dari tersangka A yang kini masih berstatus DPO atau buron.

Tak tanggung-tanggung, Catherine alias Keket menghabiskan dana jutaan untuk membeli barang haram itu. Namun meski membeli dari A, namun Keket mengaku tak kenal akrab dengan sosok tersebut.

Iya benar 3 juta (beli sabu-sabunya)," ujar Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Sapta Marpaung, Rabu (22/7). "Iya, tapi si Keket-nya kan juga enggak kenal sama si A itu. Iya betul (melalui sekuritinya). Intinya ketemuan di satu tempatlah, janjian mereka. Ya sudah teridentifikasi cuma kan HP-nya mati ya. Kita masih cari-cari petunjuk lain."

Soal motif, Keket membeli narkoba bukan karena sedang dalam masalah. Ia ternyata memakainya sebagai semacam "doping" agar bisa tetap enerjik saat bekerja.


Dalam pengakuannya, Keket mengaku baru memakai sekitar 2 bulan terakhir. Namun polisi tetap tak langsung percaya dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, bagian rambut Keket masih dianalisa di Puslabfor Polri untuk mengetahui sudah berapa lama dia memakai narkoba.

"Ya dia bilang sih supaya untuk kerja," seru Sapta. "Belum, belum keluar hasilnya."

Catherine ditangkap di kediamannya di Cinere pada 17 Juli lalu. Ia diamankan bersama sekuriti berinial J.

Polisi menyita barang bukti dua plastik klip kecil berisi 0,43 gram dan 0,66 gram atau berjumlah sekitar satu gram sabu-sabu, dari dalam tas Keket. Akibat perbuatannya, Keket meminta maaf saat jumpa pers baru-baru ini. Ia berjanji tak akan memakai barang haram itu.

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat dan keluarga besar, saya sangat menyesal dan saya berjanji tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini lagi," katanya saat jumpa pers di Polda Metro Jaya 18 Juli. "Dan saya sangat berterima kasih kepada Polda Metro Jaya karena telah memperlakukan saya dengan baik. Dan saya akan mengikuti prosedur hukum yang ada di Indonesia ini."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts