Pihak Label ProAktif Ngotot Sudah Bayar Royalti, Syakir Daulay Disebut Halu
WowKeren/Fernando
Selebriti

Syakir Daulay menuntut label ProAktif membayar royalti sebesar 15 persen dari pendapatan YouTube. Pihak Proaktif kemudian mengungkap bahwa ada maksud tersembunyi dari tuntutan Syakir.

WowKeren - Syakir Daulay menjalani sidang perdana kasus hukum terkait jual beli akun YouTube Miliknya melawan label ProAktif di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (28/7). Di kesempatan tersebut, kuasa hukum label musik ProAktif, Abdul Fakhridz Al Donggowi menolak berdamai dengan Syakir.

Diketahui Syakir menggugat ProAktif terkait kontrak kerja sama pembelian akun YouTube. Dalam gugatan, Syakir menuntut ganti rugi. Tuntutan materiil diantaranya diambil dari royalti 15 persen dari pendapatan YouTube yang belum dibayarkan label ProAktif pada Syakir sampai sekarang.

Namun, pihak label Proaktif mengaku telah mentransfer royalti tersebut pada Syakir. Mereka pun heran Syakir malah menuntut pembayaran royalti tersebut.

"Dugaan ancaman jadi begini yah ini orang perlu ditanyakan yah kejiwaannya itu," kata Abdul Fakhridz Al Donggowi saat ditemui WowKeren. "Saya berani katakan begini coba bayangkan royalti yang mereka sudah mereka terima sebesar 15 persen setelah di transfer ke rekeningnya yah."

"Royalti yang sudah dia terima sebanyak 15 persen setelah ditransfer ke rekeningnya, uang sudah masuk ke rekeningnya kemudian admin itu mengkonfirmasi ke WhatsApp Syakir," sambung Abdul. :Jadi uang itu sudah ditransfer sekian puluh juta, itu tanggal 29 Mei 2020, terus tanggal 13 Juli kemarin saat dia di BAP di Polda itu dia berani mengatakan bahwa royalti itu sama sekali tidak diterima."


Pihak label ProAktif menilai tudingan Syakir belum membayar royalti tersebut ada maksud tersembunyi. Mereka menduga bahwa Syakir memang sengaja menjatuhkan nama baik label ProAktif.

"Makanya kita punya kesimpulan bahwa ini orang memang sengaja merencanakan sesuatu untuk menyampaikan kebohongan di hadapan publik guna untuk menjatuhkan reputasi dan wibawa pak Agy Sugianto itu sendiri," lanjut Abdul. "Nggak tahu siapa yang bermain di belakang itu sampai dia berani."

Bahkan pihak label Proaktif menyebut Syakir Daulay halu karena tuduhan belum membayar royalti. Mereka kembali menegaskan sudah membayar royalti sebesar 15 persen sesuai dengan kesepakatan yang dibuat dengan Syakir.

"Nah itu lah yang itu disampaikan bahwa sesungguhnya orang ini sudah banyak berhalusinasi, mulai dari dia bilang tidak menerima royalti 15 persen padahal dia sudah menerima," jelas Abdul. "Dan saya pikir sudah habis juga uang itu di makan, itu yang ada data yang bisa kita buktikan. Ancaman itu bohong, tidak benar."

"Dari pihak tergugat ada buktinya," sambung Abdul. "Royalti yang kita bayar itu untuk bulan April dan Mei, kemudian. Kita sudah bayar senilai 15 persen sesuai dengan kesepakatan itu."

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts