Teman Dekat Sulli Marah-Marah Bongkar Kedok Asli Ibu Mendiang
Selebriti
Film Dokumenter Sulli

Dalam postingan yang telah dihapus, seorang pengguna Instagram memposting kata-kata yang sangat kasar untuk ibu Sulli, menuduhnya pansos dan membongkar kedok aslinya.

WowKeren - Dalam postingan yang telah dihapus, seorang pengguna Instagram memposting kata-kata yang sangat kasar untuk ibu Sulli. Ia menuduhnya menggunakan Sulli untuk pansos (panjat sosial).

Komentar tersebut mengacu pada penampilan ibunda Sulli di Docuplex MBC bertajuk "Why Were You Uncomfortable With Sulli?". Episode ini menampilkan orang-orang terdekat Sulli termasuk sang ibu dan Tiffany Girls' Generation.

Teman Dekat Sulli Marah-Marah Bongkar Kedok Asli Ibu Mendiang

Source: Instagram

Temannya, yang mengaku mengenal Sulli sejak SD, mengatakan bahwa Sulli sangat dekat dengan ibunya. Sulli terus-menerus berbicara di telepon dengan ibunya, dan hubungan mereka konon mirip dengan dua sahabat, bukan ibu dan anak.

Setelah Sulli dewasa, ia bertanya kepada temannya apa yang biasanya dilakukan ibu untuk putri mereka, yaitu penghematan uang yang bijaksana. Temannya dengan acuh tak acuh menjawab, "Aku tidak yakin, tapi 'biasanya' mereka akan menjaga anak-anak mereka."

Sulli kemudian mengungkapkan bahwa ibunya telah mengatur keuangannya sejak awal, dan ia selalu diberi tunjangan. Namun ketika menyinggung tentang tabungan, ibunya mengatakan kepadanya bahwa tidak ada tabungan.

Lebih buruk lagi, ibu Sulli telah meminta uang muka gajinya dari SM Entertainment dan membelanjakan uangnya. Sulli mengaku bahwa ia tidak tahu bagaimana masa depannya di industri hiburan, dan bahwa ia terluka oleh perilaku ibunya yang tidak bertanggung jawab.


Teman itu kemudian mengecam ibu dan kakak laki-laki Sulli karena tidak bekerja sendiri. Sulli mengalami kesulitan sebagai idol K-Pop papan atas yang semakin menemukan dirinya terperosok dalam kritik dan kontroversi, dan kedua anggota keluarganya mengambil bagian dari penghasilannya. "Ibu Sulli, aku tahu pasti bahwa kau dulu bekerja, tapi kapan kau berhenti?"

Sementara temannya tersebut mengakui bahwa ibu Sulli melahirkan dan membesarkan putrinya, ia sangat marah atas perilakunya yang persis parasit. Ia menunjukkan fakta bahwa momen yang menentukan ketika hubungan Sulli dengan ibunya menjadi kacau, adalah ketika ia meminta untuk dibayar langsung oleh SM, bukan karena Choiza seperti yang disampaikan dalam dokumenter.

Lebih jauh, ia mengklaim bahwa ia ingat apa yang mereka katakan ketika Sulli bertanya kepada mereka karena menghabiskan uangnya, "Bagaimana kau bisa dengan sembarangan membakar penghasilan yang diperoleh dengan susah payah?"

Temannya mencatat bahwa selama masa-masa sulit, Sulli sangat bergantung pada anggota keluarganya, yang pada gilirannya bertugas memberikan dukungan tanpa syarat. Setelah mengetahui bahwa keluarganya memiliki kepentingan lain, Sulli kemungkinan besar hancur. Temannya tidak bisa memahami betapa besarnya rasa sakit yang pasti dialami Sulli ketika ia memutuskan hubungan dengan ibunya.

Temannya mengaku bahwa selama 15 tahun hubungan mereka, ia juga memiliki saat-saat mengabaikan atau menjauhkan diri dari Sulli. Namun ia ternyata tidak bisa menahan rasa jijiknya pada ibu Sulli, yang tidak hanya memanfaatkan putrinya sendiri sepanjang hidupnya, tapi juga menggunakannya sekali lagi bahkan setelah ia meninggal.

Teman Sulli menulis, "Untuk siapa ini diproduksi? Kenapa kau mempublikasikan buku hariannya? Apa yang didapat Sulli dari ini? Kepada mereka yang muncul di depan kamera, apakah kalian benar-benar melakukannya dengan memikirkan kepentingan terbaik Sulli, dan dengan niat yang paling murni agar dia dikenang oleh orang lain?"

Ia tampaknya mengetahui tentang dokumenter itu melalui tangkapan layar yang disediakan oleh orang lain. Ia sangat terkejut saat mengkonfirmasi penayangannya. Ia mengakhiri postingannya dengan permohonan yang meminta untuk meninggalkan Sulli sendirian, dan tidak lagi menggunakan namanya untuk pansos.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts