Diego Maradona 'Si Gol Tangan Tuhan' Meninggal, Permintaan Terakhir Tak Terduga Bikin Merinding
Sports

Permintaan terakhir Maradona belakangan menyedot perhatian luas meski belum dikonfirmasi pihak keluarga. Pasalnya permintaan terakhir itu sudah selayaknya firasat atas kematiannya.

WowKeren - Dunia olahraga kembali berduka dengan berpulangnya salah seorang putra terbaiknya. Adalah legenda sepakbola Diego Maradona "si Gol Tangan Tuhan" yang mengembuskan napas terakhir di usia 60 tahun pada Rabu (25/11) waktu setempat.

Kepergian Maradona jelas diiringi ungkap duka banyak pihak, mulai dari warga Argentina sendiri hingga legenda hidup sepakbola lain seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Kematiannya terus dikulik massa, termasuk perihal permintaan terakhir sang legenda yang kini sukses membuat publik merinding.

Bagaimana tidak merinding jika permintaan terakhirnya ini juga selayaknya firasat soal kematiannya yang tiba beberapa hari setelah Maradona genap berusia 60 tahun. Diungkap oleh jurnalis Martin Arevalo dari TyC Sports, Maradona disebut meminta agar tubuhnya dibalsam ketika meninggal.

Arevalo menyebut bahwa sang legenda Timnas Argentina meminta kepada keluarganya agar tubuhnya dibalsam supaya jasadnya awet dari waktu ke waktu. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga terkait permintaan terakhir Maradona itu.


Jika benar Maradona dibalsam, maka ia akan menjadi orang Argentina keempat yang menjalani metode seperti itu. Sebelumnya ada mantan Jenderal Argentina Jose de San Martin, kemudian eks Presiden Argentina Domingo Peron dan istrinya yang meminta agar jenazahnya juga dibalsam.

Sebelumnya diberitakan jenazah Maradona dimakamkan pada Kamis (26/11) waktu setempat atau Jumat waktu Indonesia. Sang legenda dimakamkan di kawasan Jardin de Paz yang juga merupakan tempat peristirahatan terakhir orangtuanya.

Presiden Argentina Alberto Fernandez bahkan telah menetapkan tiga hari masa berkabung sebagai bentuk belasungkawa. Sejumlah suporter pun tampak berkerumun di jalanan kota Buenos Aires. Ada banyak karangan bunga duka cita di dekat markas bekas klub Maradona hingga kawasan San Andres dan La Plata.

Sebelum kepergiannya, Maradona dilaporkan sempat dilarikan ke rumah sakit karena gumpalan darah di otak dan tengkoraknya. Maradona lantas menjalani prosedur operasi otak dan berjalan sukses hingga diperbolehkan pulang pada 11 November 2020 silam.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts