Jateng Darurat Corona, Ganjar Pranowo Diminta Perbanyak Fasilitas Isolasi Mandiri
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diminta untuk meningkatkan fasilitas isolasi terpusat untuk pasien COVID-19 tanpa gejala dan bergejala ringan di wilayahnya.

WowKeren - Sejumlah daerah di Indonesia mengalami lonjakan kasus COVID-19 beberapa waktu terakhir. Salah satunya adalah Jawa Tengah yang mengalami lonjakan kasus virus corona pada pekan lalu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk segera bertindak menangani kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Jawa Tengah. "Tolong Pak Ganjar (Gubernur Jateng) dan wali kota yang kasusnya tinggi segera perbanyak fasilitas isolasi mandiri terpusat berkoordinasi dengan BNPB. Nanti dananya dibantu mereka,” ujar Luhut kepada Ganjar dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan COVID-19 melalui keterangan tertulis, Selasa (1/12).

Luhut juga menyarankan agar Pemprov Jateng bisa meniru penanganan kasus COVID-19 di DKI Jakarta. Caranya yakni dengan meningkatkan fasilitas isolasi terpusat untuk pasien tanpa gejala dan bergejala ringan sehingga pasien dapat dipantau secara optimal.


"Seperti di Wisma Atlet, pasien bergejala awal dan ringan cepat ditangani dan diisolasi sehingga mencegah kondisi gawat yang menyebabkan kematian,” katanya. Ia khawatir apabila pasien yang sudah terkonfimasi positif tidak segera ditangani dengan cepat, justru akan menularkan virus kepada keluarga terdekat sehingga menjadi klaster keluarga.

Sementara itu, Direktur RS Kariadi Semarang Agoes OP yang mengikuti rakor tersebut pun mengakui, tingginya angka kematian disebabkan keterlambatan penanganan pasien. Selain itu, keterbatasan ruang ICU untuk isolasi pasien COVID-19 juga memicu tingginya angka kematian di Jateng. “Pasien masuk ke kami kasusnya sudah sangat berat dan terlambat masuk ICU,” ungkap nya.

Menanggapi hal ini, Ganjar mengatakan bahwa pihaknya akan menggenjot upaya-upaya menekan penyebaran virus corona, termasuk menambah fasilitas isolasi terpusat dalam waktu 3 hari. “Dalam tiga hari ini kami minta untuk gas pol, termasuk isolasi mandiri karena kalau di rumah tidak merasa diisolasi. Saya minta kepada para bupati kita cari hotel untuk isolasi mandiri, kita bayar,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ganjar juga mengatakan bahwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng telah diminta untuk terus melakukan tes, pelacakan, dan penelusuran secara aktif demi menekan penyebaran COVID-19.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts