Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Khasiat Propolis Lebah untuk Kesehatan
Health

Saat lebah mencampur getah pohon dengan zat alami dari tubuh mereka, lebah akan menghasilkan zat lengket berwarna cokelat kehijauan untuk melapisi sarang mereka yang disebut propolis.

WowKeren - Selama ini madu dikenal sebagai salah satu bahan herbal dari lebah yang memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan. Namun tahukah Anda jika madu bukan satu-satunya hasil dari lebah yang bisa memberikan manfaat bagi manusia.

Lebah juga menghasilkan getah yang disebut propolis. Saat lebah mencampur getah pohon dengan zat alami dari tubuh mereka, lebah akan menghasilkan zat lengket berwarna cokelat kehijauan untuk melapisi sarang mereka. Inilah yang disebut propolis.

Uniknya, kandungan propolis ini bervariasi tergantung dari lokasi sarang dan jenis pohon yang diisap oleh lebah. Dilansir dari Healthy Line, penelitian mengungkap ada lebih dari 300 senyawa aktif yang terkandung dalam propolis yang bermanfaat. Berikut khasiat propolis untuk kesehatan.

(wk/zodi)

1. Mengobati Luka


Mengobati Luka

Propolis mengandung senyawa yang disebut pinocembrin, yakni flavonoid yang berfungsi sebagai anti-jamur. Senyawa ini dapat bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan anti-mikroba. Manfaat inilah yang membuat propulsi mampu dipakai untuk penyembuhan luka.

Masih dilansir dari Healthy Line, salah satu studi menemukan jika propolis bahkan mampu menyembuhkan luka bakar traumatik lebih cepat. Hal ini berkat kemampuannya untuk mempercepat pertumbuhan sel-sel baru yang sehat.

2. Mengurangi Gejala Herpes Genital


Mengurangi Gejala Herpes Genital

Salep oles yang mengandung 3 persen propolis dalam komposisinya mampu mempercepat waktu penyembuhan dan mengurangi gejala herpes mulut maupun herpes genital. Berdasarkan salah satu studi, diketahui apabila propolis topikal dioleskan tiga kali sehari, itu membantu menyembuhkan luka dingin lebih cepat daripada tanpa pengobatan.

Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan jika krim yang mengandung propolis mampu mengurangi jumlah virus herpes dalam tubuh seseorang. Pemakaian salep propolis juga diyakini mampu melindungi tubuh dari serangan herpes mulut di masa depan.

3. Mencegah Diabetes


Mencegah Diabetes

Salah satu studi mengungkap jika konsumsi propolis dapat membantu mengontrol gula darah pada tubuh seseorang yang menderita diabetes. Meski demikian, tampaknya tidak akan memengaruhi kadar insulin atau meningkatkan resistensi insulin.

Diabetes merupakan gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula darah meningkat yang disebabkan karena tubuh tak mampu memproduksi insulin yang cukup. Meski tak bisa disembuhkan secara total namun kadar gula darah bisa dikontrol agar tetap normal.

4. Mengatasi Berbagai Masalah Kulit


Mengatasi Berbagai Masalah Kulit
Rawpixel/Ake

Propolis juga mampu membantu mengurangi pigmentasi dan kemerahan pada kulit akibat kondisi inflamasi. Sehingga herbal yang satu ini juga bisa dijadikan sebagai salah satu opsi untuk perawatan kulit secara alami. Dilansir dari Hello Sehat, getah lebah ini juga mampu merangsang produksi kolagen pada kulit.

Kolagen merupakan protein dalam tubuh yang seiring bertambahnya usia maka produksinya juga akan menurun. Kolagen akan membuat kulit tetap kenyal dan mencegahnya agar tidak cepat keriput. Namun ingat, karena kondisi kulit masing-masing orang tidak sama alangkah baiknya jika Anda mencobanya terlebih dahulu sebelum memakainya.

5. Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut


Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut
Unsplash/Rudi Fargo

Kandungan propolis banyak terdapat pada obat kumur, pasta gigi, maupun gel oral. Hal ini lantaran sifat anti-bakteri dan anti-inflamasi dari propolis yang telah diakui.

Sifat antibakteri maupun anti-radang pada propolis mampu mencegah pertumbuhan bakteri Candida dan Streptococci yang menjadi penyebab kerusakan gigi dan mulut. Propolis juga mengandung asam caffeic yang efektif untuk memengaruhi fungsi membran epitel di dalam mulut terhadap paparan mikroba.

6. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker


Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Shutterstock

Propolis telah direkomendasikan untuk digunakan dalam mengobati kanker tertentu. Berdasarkan hasil sebuah studi, propolis memiliki beberapa efek anti kanker yang meliputi kemampuan untuk mencegah sel kanker berkembang biak dan mengurangi kemungkinan sel menjadi kanker.

Selain itu, propolis juga dipercaya mampu memblokir jalur yang mencegah sel kanker untuk memberi sinyal satu sama lain. Sementara itu dalam penelitian lainnya menemukan jika mengonsumsi propolis Tiongkok mampu mengobati kanker payudara berkat efek anti tumornya.

7. Mengurangi Pendarahan pada Gusi


Mengurangi Pendarahan pada Gusi
Shutterstock/Africa Studio

Dilansir dari WebMD, sebuah penelitian mengungkap jika berkumur dengan menggunakan larutan yang mengandung ekstrak propolis mampu mengurangi pendarahan gusi pada penderita periodontitis. Propolis juga mampu mencegah lepasnya gigi pada orang dengan kondisi tersebut.

Penelitian awal juga menunjukkan manfaat propolis dalam bentuk gel dapat membantu mengurangi gejala penyakit pada gusi. Meski demikian, masih diperlukan studi lebih lanjut untuk benar-benar memastikan manfaat yang satu ini.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya jika lokasi dimana lebah bersarang akan menentukan kandungan propolis itu sendiri. Itulah yang menyebabkan mengapa setiap hasil penelitian akan memperlihatkan kandungan nutrisi yang berbeda, tergantung dari mana lebah tersebut berasal.

Misalnya madu propolis dari Eropa tidak akan mengandung komposisi yang sama seperti madu propolis Brazil. Manfaat propolis rupanya juga sudah diketahui sejak ribuan tahun lalu. Misalnya saja bangsa Asiria yang mengoleskan propolis pada luka dan tumor untuk melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka.

You can share this post!

Related Posts