Arie Kriting Dikritik Jauhkan Indah Permatasari dari Islam, Sikap Saleh Justru Terkuak
Instagram/arie_kriting
Selebriti
Pernikahan Arie Kriting-Indah Permatasari

Arie Kriting sempat dianggap sebagai sosok sesat oleh ibunda Indah Permatasari, Nursyah. Meski begitu, Arie justru sebenarnya sosok muslim yang taat dalam menjalankan perintah agama.

WowKeren - Sosok Arie Kriting dimusuhi oleh ibunda Indah Permatasari, Nursyah. Menurut Nursyah, Indah berubah sikap seolah jauh dari prinsip Islam.

"Itu yang aneh dari Indah setelah berpacaran dengan orang itu. Dikasih sesat sama orang itu. Demi Allah, Demi Rasulullah saya tidak bohong. Ini tidak saya karang-karang. Dia bilang, gak puasa, gak usah salat. Yang penting baik sama manusia. Itu liberal. Dia ngajak anakku seperti itu. Kasihan ya Allah," kata Nursyah.

Namun, Arie justru sosok yang tetap taat dalam mendalami agama. Ini terkuak di salah satu postingan Arie yang mempelajari soal pesantren.

"Ada satu cara untuk bisa masuk ke banyak tempat, meski pun kita sedang tidak bisa kemana-mana. Betul sekali! Dengan cara membacanya melalui buku. Ini ada buku mengenai PESANTREN yang ditulis oleh @syahrul_ramadhan_hidayat dengan cara penyampaian dari sudut pandang orang pertama dan pengalaman pribadinya, bisa membawa kita menelusuri ruang-ruang dalam Pesantren yang mungkin tidak bisa kita bayangkan sebelumnya," kata Arie.


Mei 2020, Arie juga sempat mengunggah foto bersama keluarga besarnya. Rupanya ia kangen dengan masa-masa dirinya merayakan Lebaran bersama keluarga.

"SELAMAT HARI RAYA IDULFITRI 1441 H Mohon dimaafkan segala kesalahan dari saya, baik yang dilakukan karena ketidak sengajaan, dan terutama yang saya lakukan dengan sengaja. Semoga kita bisa terus menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tahun ini lebaran sendirian, tidak bisa pulang berkumpul bersama keluarga. Tetapi semoga masih mendapat kesempatan di waktu yang lain. Untuk saat ini, yang paling utama adalah kesehatan bagi orang tua di kampung halaman. Sedih sudah pasti, rindu apalagi. Tetapi dalam situasi ini kita harus berpikir jernih. Semoga kesabaran kita sekarang, diganti dengan perjumpaan yang lebih syahdu di masa berikutnya. Salam," kata Arie.

Yang menarik, dulunya sempat beredar isu kalau Arie seorang non muslim. Namun ia menyangkal rumor tersebut.

"Waktu saya ke Aceh, saya mengucap salam (dalam Islam), pada sikut-sikutan, mereka bilang 'Orang Timor ada yang Islam memangnya?' Ini stereotype, orang Timor harus hitam, keriting, tidak boleh Islam, namanya harus Simon. Tidak juga, saya ini Islam dan saya pulang ke kampung halaman pada saat Idul Fitri," kata Arie. "Itu momen yang sangat berharga, saya sholat Ied, itu luar biasa sekali."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts