Semen Padang Siap Layangkan Surat Protes ke PSSI Atas Kinerja Wasit
SerbaSerbi

Semen Padang bukan protes karena gagal ke semifinal ISL namun akibat ulah wasit yang cenderung memihak pihak Arema dalam laga terakhir 29 Oktober.

WowKeren - Semen Padang yang tersingkir di babak 8 besar rupanya masih kecewa dengan sikap wasit yang memimpin laga melawan Arema dalam laga terakhir babak delapan besar Grup K di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang, Rabu (29/10). Tim tuan rumah menganggap wasit Novari Ikhsan bersikap tak adil dalam pertandingan dengan skor akhir 2-2 itu.

Salah satu contoh yakni saat wasit Novari mengabaikan pelanggaran yang dilakukan kiper Arema, Kurnia Meiga, saat menjatuhkan Osas Saha. Selain itu, wasit juga tidak memberikan hadiah penalti ketika pemain Semen Padang, Esteban Viscara jatuh di kotak penalti usai dilanggar Victor Igbonefo. Karena itulah manajemen berniat segera melayangkan surat protes untuk PSSI.


"Jangankan kami, penonton pun bisa menilai dan melihat kinerja wasit yang tidak adil," sahut Ketua Semen Padang, Erizal Anwar. "Kami akan membicarakan pertandingan kemarin di tingkat manajemen. Hasil rapat dari evaluasi nanti akan kami tuangkan dalam surat kepada PSSI."

Erizal menegaskan kalau ia tak masalah bila tim gagal ke semifinal. Yang ia pertanyakan justru profesionalitas dari perangkat pertandingan.

"Kami ingin memberikan masukan ke PSSI sekaligus memperbaiki kinerja perangkat pertandingan untuk di kompetisi musim depan. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak lagi terjadi," tutur Erizal. "Kami tahu tidak akan bisa mengubah hasil dari pertandingan itu. Tetapi kami hanya menginginkan seluruh pertandingan di kompetisi musim sebaiknya diisi oleh wasit yang jujur."

(wk/)

You can share this post!