Polisi Yakin Vanessa Angel Sering Transaksi Prostitusi Online, Temukan Bekas Ini di Barang Bukti
Selebriti

Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, mengungkap soal penyelidikan polisi terkait Vanessa serta membahas tentang barang bukti.

WowKeren - Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera, angkat bicara soal kasus Vanessa Angel. Barung awalnya ditanya soal penetapan Vanessa sebagai saksi dan korban.

"Begini lho, saksi itu kan baru 3 hari. Dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka, tentu dibutuhkan bukti," kata Barung saat ditelepon via cara "Pagi-Pagi Pasti Happy" TransTV, Rabu (9/1). "Seseorang disebut sebagai penjual jasa bahwa memang penghidupannya, dia mendapatkan segala sesuatu tergantung dari menjual jasa. Apakah yang bersangkutan (Vanessa) termasuk penjual jasa? Dia punya pekerjaan lain sehingga memang masih kita mencari terus, apa yang menjadi keterlibatannya."


Tak lama, Barung mengungkap fakta mengejutkan soal Vanessa. Polisi meyakini kalau Vanessa sudah beberapa kali melakukan transaksi prostitusi online.

View this post on Instagram

. Dah minta maap yess Wiss minceu maapin jg wkwkwk . Kedepannya semoga mbak e bisa jadi pribadi yg lbh baik yess 🙏🏻🙏🏻

A post shared by Bukan Akun Haters / Fanbase 😘 (@lambe_turah) on

"Kita yakin yang bersangkutan bukan sekali ini," kata Barung saat ditanya Uya Kuya. "Dari rekam jejak digital kita menemukan bahwa yang bersangkutan itu sudah beberapa kali."

Barung mengungkap kalau polisi tak sembarangan bicara meski pihak Vanessa sempat menyangkal. Saat ini polisi sudah memiliki barang bukti berupa pakaian dalam dan alat kontrasepsi yang disita saat mengamankan Vanessa.

"Karena polisi kan punya rekam jejaknya, tanggal berapa dimana polisi tidak mungkin (asal menyita barang bukti) karena didukung data otentik," kata Barung. "Saya bicara underwear sama kontrasepsi tidak akan serta merta disita tanpa melalui laboratorium yang cukup canggih. Jadi underwear dan kontrasepsi diperiksa itu identik, ada bekas-bekasnya, sangat identik dan tak terbantahkan."

You can share this post!

Related Posts