Sandiaga Tepis Isu Bertengkar Dengan Prabowo, Tegaskan Dirinya Cegukan Selama 13 Jam
Nasional

Sandiaga juga mengomentari perihal dirinya yang tampak muram dalam deklarasi kemenangan dengan Prabowo pada 18 April 2019. Ekspresi lesu Sandiaga sempat mendapat banyak sorotan.

WowKeren - Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sempat dirumorkan saling berselisih pada hari pemungutan suara, yakni 17 April 2019 lalu. Pasalnya, Sandiaga tidak tampak mendampingi Prabowo dalam deklarasi kemenangan pertama paslon 02.

Menanggapi isu tersebut, Sandiaga pun buka suara dan memberikan bantahan. Sandiaga menegaskan bahwa pada hari itu, ia untuk pertama kalinya mengalami cegukan dengan durasi yang cukup lama, yakni selama 13 jam. "Cegukan itu baru berhenti setelah 13 jam," tegas Sandiaga dalam pertemuan dengan relawan kesehatan di Jakarta Selatan pada Minggu (28/4).

Menurut Sandiaga, cegukan yang dialaminya muncul akibat aktivitas super padat sejak debat terakhir hingga hari pemungutan suara. Diketahui, usai debat terakhir, Sandiaga sempat menjalankan ibadah umrah dan terus beraktivitas hingga larut malam.

"Saya sudah lama tidak cegukan," jelas Sandiaga. "Ketika tanggal 17, pukul 10.00 WIB teng, saya cegukan."

Sandiaga mengaku bahwa cegukan yang ia alami juga disertai dengan demam. Akibatnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut terpaksa beristirahat di salah satu ruangan lantai dua Rumah Kertanegara pada saat Prabowo melakukan deklarasi kemenangan.


"Saya konsultasi dengan dokter, diminta istirahat," terang Sandiaga. "Saya klarifikasi di sini, di depan para dokter. Mungkin penjelasan medisnya ada yang bilang kelelahan lambung."

Tak hanya itu, Sandiaga juga mengomentari perihal dirinya yang tampak muram dalam deklarasi kemenangan pada 18 April 2019. Ekspresi lesu Sandiaga sempat mendapat banyak sorotan.

Menurut Sandiaga, dirinya saat itu sedang menderita panas tinggi dan merasa grogi akibat obat yang dikonsumsi. Oleh sebab itu ia tampak kurang bersemangat.

"Saya tidak dalam kondisi baik," ujar Sandiaga. "Saya panas tinggi, saya sangat grogi karena minum obat."

Meski masih merasa kurang sehat pada saat itu, Sandiaga memaksakan diri untuk mendampingi Prabowo melakukan deklarasi kemenangan. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk bantahan rumor yang menyebut bahwa mereka berdua bertengkar. "Saya memberikan waktu hadir bersama Pak Prabowo menyampaikan kepada seluruh media pada saat itu," ungkap Sandiaga.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts