Mudah Dilakukan dan Hemat Biaya, Lakukan 7 Tips Ini Untuk Melakukan Waxing Sendiri di Rumah
Lifestyle
#dirumahsaja

Karena wabah Corona, ada banyak aktivitas yang terhambat, salah satunya adalah melakukan waxing di salon langganan. Tapi tenang, sebab kamu bisa kok melakukan waxing sendiri di rumah dengan 7 tips mudah ini.

WowKeren - Menjalani karantina mandiri di rumah demi meminimalisir penyebaran virus Corona membuat sejumlah kegiatan terbatasi. Salah satunya adalah waxing. Jika biasanya kamu melakukan waxing di salon langganan, kini mungkin akan sulit melakukannya.

Daripada bulu di tubuh semakin tumbuh lebat, lebih baik kamu melakukan waxing sendiri di rumah. Sebab dengan begitu kamu bisa menjaga kebersihan tubuh dan merasa tetap nyaman. Selain itu, kamu juga bisa menghemat biaya salon karena tidak menggunakan jasa mereka.


Bagi kamu yang tidak terbiasa melakukan waxing sendiri, tetap tenang dan jangan terlalu khawatir. Sebab tim WowKeren menghadirkan beberapa cara aman dan mudah untuk melakukan waxing sendiri. Penasaran apa saja itu? Simak informasinya berikut ini.

(wk/eval)

1. Mulai dengan Scrubbing


Mulai dengan Scrubbing

Sebelum mulai melakukan waxing, sebaiknya awali dengan scrubbing di area yang akan dibersihkan. Langkah ini diperlukan untuk menghilangkan sel kulit mati di area tersebut sekaligus mengeluarkan bulu yang tersumbat di dalam pori-pori.

Dengan begitu, tidak akan ada bulu yang tertinggal karena tersumbat di dalam pori-pori. Setelah melakukan scrubbing, tunggu sekitar 1-2 jam sebelum memulai waxing. Ini penting dilakukan untuk mengurangi kemungkinan iritasi dan menstabilkan kondisi kulit.

2. Potong Bulu yang Terlalu Panjang


Potong Bulu yang Terlalu Panjang

Salah satu hal yang menghambat waxing adalah bulu yang terlalu panjang. Selain itu, kondisi bulu yang terlalu panjang dapat membuat proses waxing lebih lama karena cairan wax sulit mencapai bagian kulit akibat tertahan di permukaan bulu.

Oleh karena itu, Kamu harus memotongnya terlebih dahulu agar proses waxing yang kamu lakukan tidak terlalu sulit maupun menyakitkan. Tapi pastikan untuk tidak memotongnya terlalu pendek ya, karena bisa membuat bulu sulit dicabut. Selain itu, usahakan pula untuk menyisakan sekitar 1-2 cm dari panjang bulu.

3. Gunakan Bedak Bayi


Gunakan Bedak Bayi

Sebelum mulai waxing, sebaiknya oleskan bedak bayi pada area yang akan di-wax. Langkah ini diperlukan untuk membantu menyerap kelembaban berlebih di area tersebut dan membuat lilin bekerja lebih sempurna.

Meski demikian, jangan sampai kamu berlebihan dalam menaburkan bedak. Karena jika bedak yang ditaburkan terlalu banyak, lilin justru tidak akan bisa menempel sama sekali.

4. Pastikan Semua Alat Sudah Lengkap dan Bersih


Pastikan Semua Alat Sudah Lengkap dan Bersih

Agar proses waxing berlangsung dengan lancar dan aman, kamu harus menyiapkan semua perlatannya dengan lengkap. Mulai dari strip wax, pengoles hingga wadah untuk lilinnya.

Selain itu, kamu juga harus memastikan proses waxing berlangsung aman dengan menjaga kebersihan alat-alatnya. Pastikan sudah tidak ada bakteri maupun jamur di alat waxing karena bisa menjangkiti dan mengiritasi kulitmu.

5. Pastikan Suhu Wax Sudah Tepat


Pastikan Suhu Wax Sudah Tepat

Penting untuk memeriksa suhu wax terlebih dulu sebelum memulai waxing. Hal ini dikarenakan suhu wax yang lembap bisa membuat bakteri dan jamur menempel di kulit. Agar lebih mudah diaplikasikan, pertama-tama panaskan lilin wax.

Setelah dipanaskan, jangan langsung menggunakan lilin tersebut dan lebih baik cek suhunya terlebih dahulu. Karena jika terlalu panas, lilin tersebut akan menyebabkan iritasi bahkan membuat kulit terbakar dan melepuh. Sebaiknya tunggu beberapa saat sampai lilin tersebut hangat sebelum dioleskan di kulit.

6. Oleskan Lilin dan Tarik Wax dengan Tepat


Oleskan Lilin dan Tarik Wax dengan Tepat

Berikutnya adalah langkah paling penting dalam melakukan waxing. Yakni terkait bagaimana cara mengoleskan lilin dan menariknya secara tepat. Pertama, oleskan lilin ke arah tumbuhnya bulu lalu ikuti sesuai arahnya. Oleskan lilin dalam jumlah yang tepat, tidak terlalu tipis atau terlalu tebal.

Setelah itu, tempelkan strip wax dan tekan sampai semua lilin menempel. Jika kamu sudah siap, tarik strip wax dari arah yang berlawanan dengan tumbuhnya rambut. Lakukan cara ini dengan cepat dan agak kencang agar seluruh bulu tercabut dengan sempurna. Ulangi proses ini sampai kulitmu terbebas dari bulu.

7. Perawatan Setelah Waxing


Perawatan Setelah Waxing

Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah tentang perawatan setelah waxing. Agar hasilnya maksimal, setelah waxing selesai, lap bagian kulit yang sudah di-wax dengan handuk. Pastikan handuk tersebut sudah direndam dengan air hangat. Pastikan juga airnya tidak terlalu panas agar tidak mengiritasi kulit yang baru saja di-wax.

Setelah itu, keringkan dan oles cooling gel pada kulit yang sudah di-wax. Usahakan juga untuk tidak menggunakan deodoran dan pelembab yang mengandung alkohol untuk sementara waktu. Kedua hal ini diperlukan untuk mengurangi efek kemerahan di kulit serta menghindari iritasi.

Demikian tujuh tips melakukan waxing sendiri di rumah yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa tips memotong rambut sendiri di rumah selama menjalani karantina mandiri. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui tips mengecat rambut sendiri dengan mudah di rumah.

You can share this post!

Related Posts