Yakin Suplemen Tak Penting? Ini 8 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya
Pxhere
Health

Tak hanya melalui media sosial, iklan di majalah maupun situs web populer ada kalanya juga memaparkan informasi tentang gizi dan kesehatan yang mungkin tidak sepenuhnya benar.

WowKeren - Majunya teknologi memungkinkan manusia untuk mendapatkan informasi dari berbagi sumber dengan mudah. Namun sayangnya, tak semua informasi yang bertebaran di dunia maya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Terlebih lagi ditambah dengan adanya media sosial, informasi dapat dengan mudah menyebar di antara para pengguna.

Salah satunya informasi mengenai nutrisi dan kesehatan. Tak hanya melalui media sosial, iklan yang ada di majalah maupun situs web populer ada kalanya juga memaparkan informasi tentang gizi dan kesehatan yang bisa jadi adalah tidak benar sepenuhnya. Pada akhirnya, hal ini melahirkan "mitos" kesehatan yang akhirnya banyak dipercaya oleh orang-orang. Berikut beberapa mitos kesehatan yang masih beredar dan dipercaya di tengah masyarakat.

(wk/zodi)

1. Karbohidrat Bikin Gemuk


Karbohidrat Bikin Gemuk
Pixabay

Tak sedikit orang yang menghindari makanan mengandung karbohidrat dengan alasan takut gemuk. Faktanya, mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup yang tinggi serat, vitamin, dan mineral seperti biji-bijian dan kacang-kacangan justru bisa menyehatkan. Seperti diet Mediterania yang menekankan konsumsi buah, sayur, kacang, biji-bijian, dan lemak sehat.

Makanan-makanan tersebut banyak mengandung serat dan karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah. Meski demikian, makanan kaya karbohidrat seperti kue, kukis, minuman manis, dan roti putih harus dibatasi karena dapat meningkatkan penambahan berat badan dan risiko penyakit jika dikonsumsi secara berlebihan.

2. Semua Jus dan Smoothie Sehat


Semua Jus dan Smoothie Sehat
Piqsels

Smoothie dan jus memang menjadi opsi baik ketika kamu mencari asupan makanan kaya nutrisi. Jus buah atau smoothie yang juga turut menyertakan sayuran tentu bisa menjadi sumber vitamin dan mineral serta antioksidan yang sangat baik untuk tubuh. Namun ingat, hal ini berlaku jika jus tersebut kamu buat sendiri di rumah.

Sebagian besar jus dan smoothie yang dijual di toko-toko sudah dikemas dengan tambahan gula dan kalori. Jika dikonsumsi berlebihan justru dapat memicu penambahan berat badan dan masalah kesehatan lain. Untuk rekomendasi jus yang sehat, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah dengan resep ini.

3. Makan Porsi Sedikit Namun Sering Lebih Menyehatkan


Makan Porsi Sedikit Namun Sering Lebih Menyehatkan
Piqsels

Makan dalam porsi kecil namun sering secara teratur sepanjang hari adalah metode yang digunakan oleh banyak orang untuk meningkatkan metabolisme dan penurunan berat badan. Namun sejatinya, jika tubuhmu sehat frekuensi makanan tidak masalah selama kamu memenuhi kebutuhan energi yang sesuai.

Namun pada beberapa orang dengan kondisi medis tertentu seperti diabetes, penyakit arteri koroner, dan sindrom iritasi usus (IBS), serta mereka yang hamil, justru dianjurkan untuk makan lebih sering.

4. Makanan Diet dan Rendah Lemak Adalah Alternatif Sehat


Makanan Diet dan Rendah Lemak Adalah Alternatif Sehat
Pixabay

Tidak sulit menemui produk yang memiliki label "diet", "ringan", atau "bebas lemak". Produk-produk seperti ini bisa jadi sangat menggoda bagi mereka yang sedang ingin menghindari lemak. Namun, opsi ini bisa jadi justru buruk bagi kesehatan. Studi menunjukkan jika banyak produk berlabel diet dan rendah lemak mengandung lebih banyak gula dan garam.

5. Suplemen Hanya Buang-Buang Uang


Suplemen Hanya Buang-Buang Uang
Piqsels

Bagi penderita diabetes tipe 2 dan mereka yang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti statin, mengonsumsi suplemen spesifik dapat secara signifikan mempengaruhi kesehatan. Misalnya, suplemen magnesium dan vitamin B telah terbukti memberi manfaat bagi mereka dengan diabetes tipe 2 dengan meningkatkan gula darah dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung dan komplikasi terkait diabetes.

Namun demikian, berbeda dengan suplemen kalsium. Menurut Health Line, studi menunjukkan adanya keterkaitan antara suplemen kalsium dan peningkatan risiko penyakit jantung. Jika ingin memenuhi kebutuhan kalsium sebaiknya konsumsi dari sumbernya langsung seperti yoghurt, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

6. Diet Rendah Kalori Cara Terbaik Turunkan Berat Badan


Diet Rendah Kalori Cara Terbaik Turunkan Berat Badan
Pxhere

Mengurangi asupan kalori memang dapat menurunkan berat badan, tetapi jika menguranginya terlalu rendah justru bisa berdampak pada adaptasi metabolisme dan konsekuensi kesehatan jangka panjang. Mungkin benar jika diet rendah kalori sangat rendah bisa menurunkan berat badan dalam waktu singkat.

Namun, perlu diketahui jika diet ini dilakukan dalam jangka panjang justru bisa menurunkan tingkat metabolisme dan meningkatkan rasa lapar dan mempengaruhi hormon pengontrol rasa lapar dan kenyang. Tak ayal studi menunjukkan jika pelaku diet rendah kalori jarang bisa menjaga berat badan ideal dalam jangka panjang.

7. Suplemen Serat Bisa Menggantikan Makanan Tinggi Serat


Suplemen Serat Bisa Menggantikan Makanan Tinggi Serat
ezeepoints.id

Tak sedikit orang yang berupaya untuk mendapatkan asupan serat harian dalam jumlah cukup. Ini menjadi alasan mengapa suplemen serat begitu populer. Namun meski disebut-sebut dapat meningkatkan pergerakan usus dan kontrol gula darah, suplemen serat tetap tidak bisa menggantikan makanan yang menjadi sumber aslinya.

Makanan tinggi serat seperti sayuran, kacang-kacangan, dan buah mengandung nutrisi dan senyawa tanaman yang bekerja secara sinergis untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Yang mana, bahan-bahan tersebut tidak dapat diganti sepenuhnya dengan suplemen serat.

8. Mudah Menurunkan Berat Badan


Mudah Menurunkan Berat Badan
Pxhere

Sebaiknya kamu tidak mudah tertipu dengan gambar before-after yang dramatis terkait penurunan berat badan. Terutama penurunan berat badan yang bisa dicapai dengan cepat tanpa usaha yang cukup. Ketahuilah bahwa menurunkan berat badan tidaklah mudah.

Upaya ini memerlukan konsistensi, kerja keras, dan kesabaran. Selain itu, genetika dan faktor-faktor lain membuat usaha menurunkan berat badan jauh lebih sulit bagi sebagian orang lain. Yang jelas jika kamu ingin menurunkan berat badan, lakukan dengan pola diet yang tepat dengan aktivitas yang sesuai secara berkelanjutan.

You can share this post!

Related Posts